Sep12

Hotel Jogja. Goa Kidang Kencana ini terletak pada, Dusun Sabrangkidul, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Yogyakarta. Untuk mencapai lokasi wisata ini, wisatawan setidaknya harus menempuh jarak sekitar 33 kilometer dari pusat Kota Jogja, atau kurang lebih satu jam perjalanan. Goa ini masih merupakan bagian dari barisan perbukitan Manoreh yang berada di Kulon Progo. Untuk mencapai tempat ini, memang diperlukan usaha ekstra. Hal tersebut dikarenakan masih minimnya petunjuk jalan serta lokasinya yang terpencil. Wisatawan perlu bertanya ke penduduk sekitar untuk memastikan dimana lokasi tepatnya goa berada.

Wisatawan dapat menempuh rute paling mudah, yaitu melalui Jalan Godean bila dari pusat Kota Jogja. Setibanya dilokasi parkir, wisatawan masih harus berjalan kira-kira 400 meter untuk menuju ke lokasi gua tersebut. Jalan yang merupakan akses menuju ke mulut Goa Kidang Kencana ini sudah di cor beton dan dalam kondisi cukup baik. Tempat wisata yang berada di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta ini sangat cocok bagi pengunjung yang ingin berwisata sekaligus berpetualang. Hotel Jogja Goa ini memiliki panjang lorong yang diperkirakan mencapai 350 meter. Tak hanya itu, juga terdapat sungai bawah tanah yang jika ditelusuri akan tembus hingga ke Goa Kiskendo.

Sesampainya di mulut gua, wisatawan akan disambut oleh pemandu yang akan memakaikan helm, sepatu karet dan rompi untuk keselematan. Tak lupa wisatawan juga akan dipinjami senter mengingat gelapnya Goa Kindang Kencana. Hotel Jogja Mulut goa yang tak begitu lebar berdiameter sekitar 2 meter akan mengawali perjalanan wisatawan menyusuri kedalam perut bumi. Ketika memasuki goa, wisatawan akan langsung merasakan nuansa dingin, lembab, gelap dan mencekam. Hanya berbekal senter dan head lamp, wisatawan akan berjalan selangkah demi selangkah menyusuri setiap jengkal lorong goa. Sesekali bunyi kelelawar yang bergelantungan di atas dinding gua terdengar, menambah suasana sunyi.

Wisatawan akan disuguhkan dengan keindahan stalagmit dan stalaktit yang masih terjaga alami di dalam goa. Goa Kidang Kencana memang dapat dibilang masih perawan, kondisi gua juga tetap dibiarkan dan tak mengalami perubahan sedikitpun. Selain itu, di dinding gua pengunjung juga dapat menyaksikan keindahan ornamen serta pahatan-pahatan alami akibat fenomena geologis yang terjadi ribuan tahun lalu. Hotel Jogja Di dalam gua terdapat ornamen-ornamen indah yang dinamai Ringin Kurung. Ringin Kurung merupakan batuan kapur cukup besar yang menyerupai pohon beringin. Ada juga Soko Bentet yang merupakan tiang goa hasil dari bersatunya stalagmit dan stalakmit. Selain itu masih ada batu yang menyerupai Candi Sewu, Bungkus Angkrem, Langit Kuntoro, Bulus serta Pancoran.

Menyusuri keindahan Goa Kidang Kencana memang memerlukan tenanga ekstra. Wisatawan tak jarang harus jalan jongkok karena sempitnya lorong di dalam gua. Belum lagi bebatuan di dasar gua yang tak rata dan cukup licin. Didalam gua juga terdapat sebuah ruangan yang cukup lapang. Disini wisatawan dapat beristirahat sejenak menikmati suara gemericik air sungai bawah tanah yang syahdu. Hotel Jogja Goa ini memiliki daya tarik tersendiri yang tidak akan kamu temukan di tempat wisata lainya. Kamu dapat melihat berbagai keindahan ornamen serta pahatan pada dinding gua yang terbuat secara alami. Stalagmit dan stalaktit yang ada pada gua pun tak kalah indahnya.

Adanya sungai bawah tanah seakan menambah eksotisme goa yang masih perawan ini. Tak jarang, kamu akan mendengar suara gemericik air dari sungai bawah tanah yang menambah suasana sunyi di dalam goa. Hotel Jogja Goa ini sangat cocok bagi kamu yang ingin merasakan sisi lain dari wisata Kota Jogja. Goa Kidang Kencana sangat cocok bagi kamu yang memiliki jiwa petualang.

Kamu dapat menyusuri goa yang sunyi, gelap, dingin dan lembab sambil menikmati keindahan fenomena geologis didalamnya. Perlu usaha dan tenaga ekstra untuk menjelajahi setiap jengkal lorong goa ini. Kamu harus selalu waspada ketika berjalan menyusuri lorong goa. Bebatuan dasar goa tidak beraturan serta licin, dapat menyebabkan kamu terpeleset. Belum lagi kondisi gua yang terkadang memaksa pengunjung untuk berjalan jongkok demi melaluinya.Hotel Jogja

https://www.tempat.co.id/wisata/Goa-Kidang-Kencana

Sep04

Hotel Keluarga. Kulon progo, sebuah kabupaten paling barat di jogja memang banyak menyimpan surga tersembunyi di jogja. Akhir-akhir ini di kulon progo sedang ngetren tempat wisata kalibiru, tapi rupanya kulon progo masih banyak menyimpan wisata alam yang tak akalh indah salahs atunya adalah taman sungai mudal atau lebih di kenal dengan tuk mudal.

Tuk dalam bahasa indonesia berarti mata air. Memang taman sungai tuk mudal adalah sebuah taman air yang di bangun secara swadana oleh masyarakat sekitar taman sungai tuk mudal untuk meningkatkan potensi wisata di kulon progo. Hotel Keluarga Apalagi pada tahun 2015 desa jatimulyo tempat taman sungai tuk mudal berada menjadi desa wisata terbaik ke 3 di jogja, mengalahkan puluhan desa wisata di jogja yang lain.

Taman sungai tuk mudal adalah sebuah taman sungai yang berupa air terjun dan kolam alami yang air nya berwarna biru bening. Sumber air taman sungai tuk mudal sendiri berasal dari mata air alami yang memancar dari sungai bawah tanah. Hotel Keluarga Jadi bisa di pastikan bahwa air disini masih sangat jernih bening dan jauh dari polusi. Fasilitas di taman sungai tuk mudal masih cukup sederhana, tetapi disana sudah tersedia kamar mandi dan tempat istirahat yang berupa gazebo. Hanya saja jumlah nya masih sangat minim, Jadi ketika musim liburan pengunjung harus antri untuk ke kamar mandi sekedar ganti baju.

Di sekitar taman sungai tuk mudal sudah terdapat beberapa penjual makanan ringan dan makanan khas kulon progo yaitu geblek dan tempe benguk. Bagi para pengunjung yang datang ke taman sungai tuk mudal di harapkan membuang sampah bekas bungkus makanan dan minuman di tempat sampah agar kebersihan selalu terjaga. Hotel Keluarga pengelola wisata taman sungai tuk mudal juga menyediakan wahana permainan flying fox yang melewati aliran air terjun dan kolam alami diatas lokasi wisata. untuk tarif nya 15.000 setiap orang nya. Hanya saja untuk fasilitas menginap dan homestay masih dalam pembahasan dan rencana penegembangan lebih lanjut.

Kedepan lokasi wisata taman sungai tuk mudal akan di kembangkan menjadi lokasi wisata alam edukatif , wisata budaya dan lokasi outbond. Semoga Kedepan pemerintah setempat memperhatikan potensi wisata alam tuk mudal ini. Perlu di ketahui bahwa taman sungai tuk mudal adalah sumber air yang masih sangat alami yang jauh dari polusi. Jadi kebrsihan lingkungan sangat di perhatikan oleh pengelola. Pengelola wisata taman sungai tuk mudal  berharap pengunjung ikut serta menjaga kebersihan disini.Hotel Keluarga

http://piknikasik.com

Aug29

 

Puncak Becici, Indahnya Negri diatas awan

Hotel Keluarga. Puncak Becici menjadi salah satu tempat favorit para wisatawan yang ingin merasakan pengalaman petualangan yang berbeda. Puncak Becici berada di Dusun Gunung Cilik, Desa Gunung Mutuk, Dlingo, Bantul. Untuk mencapai tempat wisata di Jogja ini, pengunjung bisa melewati Jalan Imogiri Timur, lalu menuju arah Kebun Buah Mangunan dan Hutan Pinus Mangunan.

Petunjuk arah akan mengarahkan pengunjung pada sebuah kawasan wisata yang sarat dengan pohon-pohon pinus seperti di Bogor. Setelah berjalan sekitar 15 menit, Anda akan tiba di Puncak Becici. Dari Puncak Becici, terlihat pemandangan alam yang sangat menakjubkan. Hotel Keluarga Petak-petak sawah, Gunung Merapi dan Sindoro, serta langit yang biru, menjadi hiasan yang sangat sulit digambarkan dengan kata-kata. Tempat wisata di Jogja yang satu ini memang belum terlalu ramai dan fasilitas yang tersedia juga masih terbatas dan terkesan sederhana.

Namun, dengan segala keindahan yang terpampang di depan mata, hal tersebut tampaknya bukan sebuah masalah besar. Hotel Keluarga Di Yogyakarta terdapat banyak hutan pinus, salah satu yang paling populer adalah Hutan Pinus Mangunan, Imogiri, Bantul. Tak jauh dari Hutan Pinus Mangunan terdapat hutan pinus lainnya yang tak kalah indah. Bahkan dari hutan pinus ini bisa menyaksikan senja yang indah sekaligus romantis.

Tempat tersebut bernama Puncak Becici. Tak jauh berbeda dengan Hutan Pinus Imogiri, hutan pinus yang dikenal dengan nama Hutan Sudimoro I atau Becici Asri ini merupakan hutan lindung yang dikelola oleh RPH Mangunan. Tanaman pinus yang ada di hutan ini diambil getahnya untuk dijadikan terpentin. Namun karena memiliki panorama yang elok di puncaknya, maka orang-orang berbondong-bondong datang ke Puncak Becici. Akhirnya Puncak Becici dikelola oleh warga setempat dan dijadikan salah satu destinasi wisata baru.Hotel Keluarga

Jul27

Berburu jajanan di Pasar Beringharjo

Hotel Murah di Jogja. Pasar Beringharjo adalah pasar tertua sekaligus pasar terindah di Jawa. Pasar yang berkontruksi beton dan tulang dalam bentuk dan wujud yang sangat akrab dengan arsitektr iklim di Indonesia. Pasar Beringharjo dengan nilai historis dan filosofis membuat pasar Beringharjo ini menjadi pasar yang tidak dapat dipisahkan dengan Kraton Yogyakarta. Beringharjo memiliki makna maupun harafiah hutan pohon beringin yang diharapkan memberikan kesejahteraan bagi warga Yogyakarta.

Ada banyak jenis barang yang dapat dibeli di Pasar Beringharjo ini, mulai dari batik, jajanan pasar, uang kuno, pakaian anak dan dewasa, makanan cepat saji, bahan dasar jamu tradisional, sembako sampai dengan barang antik. Pasar Beringharjo pada awalnya adalah hutan beringin. Hotel Murah di Jogja Kemudian tidak lama setelah berdirinya Kraton Yogyakarta pada tahun 1758, wilayah pasar Beringharjo ini dijadikan tempat transaksi ekonomi oleh warga Yogyakarta dan sekitarnya. Ratusan tahun kemudian pada tanggal 24 Maret tahun 1925, Keraton Yogyakarta menugaskan Nederlansch Indisch Beton Maatschappij (Perusahaan Beton Hindia Belanda) untuk membangun los-los pasar. Pada akhir Agustus 1925, 11 kios telah terselesaikan dan yang lainnya menyusul secara bertahap.

Sejarah Penamaan Pasar Beringharjo

Nama Beringharjo diberikan setelah bertahtanya Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada tanggal 24 Maret tahun 1925. Sri Sultan Hamngku Buwono VIII memerintahkan agar semua instansi di bawah naungan Kesultanan Yogyakarta menggunakan Bahasa Jawa. Nama Pasar Beringharjo dipilih karena memiliki arti wilayah yang semula hutan beringin (bering) yang diharapkan dapat memberikan kesejahteraan (harjo). Hotel Murah di Jogja Nama Beringharjo sendiri dinilai tepat karena lokasi pasar merupakan bekas hutan beringin dan pohon beringin merupakan lambang kebesaran dan pengayoman bagi banyak orang.

Nilai Historis Dan Filosofis Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo memiliki nilai historis dan filosofis dengan Kraton Yogyakarta karena telah melewati tiga fase, yakni nilai historis pada masa kerajaan di Yogyakarta, pada masa penjajahan, dan masa  kemerdekaan. Pembangunan Pasar Beringharjo merupakan salah satu bagian dari rancang bangun pola tata kota Kesultanan Yogyakarta yang disebut Catur Tunggal. Pola tata kota ini mencakup empat hal yakni keraton sebagai pusat pemerintahan, alun-alun sebagai ruang publik, masjid sebagai tempat ibadah, dan pasar sebagai pusat transaksi ekonomi. Hotel Murah di Jogja Ciri khas bangunan Pasar Beringharjo dapat dilihat pada interior bangunan yang merupakan perpaduan antara arsitektur kolonial dan tradisional Jawa. Secara umum, pasar ini terdiri dari dua bangunan yang terpisah yaitu bagian barat dan bagian timur. Bangunan utama di bagian barat terdiri dari dua lantai, adapun bangunan yang kedua di bagian timur terdiri dari tiga lantai. Pintu masuk utama pasar ini terletak di bagian barat, tepat menghadap Jalan Malioboro.
Pintu gerbang utama ini merupakan bangunan dengan ciri khas kolonial bertuliskan Pasar Beringharjo dengan aksara Latin dan aksara Jawa. Pada sisi kanan dan kiri pintu utama terdapat dua buah ruangan berukuran 2,5 x 3,5 meter yang digunakan untuk kantor pengelola pasar. Pintu utama ini berhubungan langsung dengan jalan utama pasar yang dibangun lurus dari arah barat ke timur. Lebar jalan utama di dalam pasar ini berkisar 2 meter dengan los-los terbuka di sisi kanan dan kiri. Hotel Murah di Jogja Di samping pintu utama, terdapat pula pintu-pintu lain di bagian utara, timur, selatan dengan ukuran lebih kecil dibandingkan pintu utama. Di Pasar Beringharjo ini terdapat jajakan yang akan dijual seperti koleksi batik, aneka rempah- rempah, aneka barang antik, aneka makanan jajanan pasar, kue Kipo, pecel urap, Mendutan dan Mega Mendhung, serta Legomoro. Dan Bagi anda yang hobinya berwisata kuliner, tempat yang satu ini merupakan salah satu tempat yang wajib anda coba rasa makanannya.

Historis Lokasi Pasar Beringharjo Yogyakarta

kuliner di pasara beringharjo - Hotel Murah di Jogja
kuliner di pasara beringharjo – Hotel Murah di Jogja

Lokasi pasar dulunya merupakan lapangan yang agak luas, berlumpur dan agak becek, juga banyak pohon beringinnya, sebelah timur (bangunan non permanen) adalah bekas makam orang-orang Belanda. Tempat ini secara resmi dipergunakan sebagai ajang pertemuan rakyat, setelah ditunjuk oleh Sri Sultan Yogyakarta tahun 1758. Hotel Murah di Jogja Setelah itu orang-orang mulai memanfaatkan dengan mendirikan payon-payon sebagai peneduh panas dan hujan. Keadaan semakin berkembang hingga Pemerintah memandang perlu membangun pasar yang representatif dan layak sebagai pasar pusat di Yogyakarta. Nederlansch Indisch Beton Maatschapij ditugaskan membangun los-los pasar pada tanggal 24 Maret 1925.

Pada akhir Agustus 1925, 11 kios telah terselesaikan, dan kemudian menyusul yang lainnya secara bertahap. Pada akhir Maret 1926, pembangunan pasar selesai dan mulai dipergunakan sebulan setelah itu. Pasar Beringharjo Yogyakarta sebagai salah satu pasar tradisionalnya kota jogja diharapkan bisa mambantu dalam menjaga kualitas produk Indonesia, khususnya kota Jogja yang tidak lain adalah Batik Jogja. Sehingga dengan adanya pasar tradisional ini bisa membantu juga pemasaran daripada produk Batik Indonesia, karna di Pasar Beringharjo inilah menjadi kawasan magnet bagi para wisatawan mancanegara. Sehingga nantinya Indonesia, khususnya Kota Jogja bisa dinilai baik di mata dunia. Sehingga bisa menjadikan kota Jogja sebagai Kota yang penuh dengan pengetahuan, serta masyarakatnya pun berwawasan internasional.
Taman Pelangi Monjali - Hotel Keluarga
Jul05
Taman Pelangi Monjali - Hotel Keluarga
Taman Pelangi Monjali – Hotel Keluarga

Hotel Keluarga. Taman Pelangi Monjali memiliki lebih dari 20 jenis permainan, 25 stand makan dan stand minum. Taman pelangi Monjali ini bisa dinikmati dari pagi sampai malam, pagi sampai sore ditaman ini anda akan dipuaskan dengan berbagai fasilitas permainnya yang menarik dan malam hari anda akan terasa lengkap dan sempurna dengan banyaknya lampion yang menyala memberikan kesan yang menarik untuk menenangkan pikiran. Wisata malam yang terletak di Jalan Ring Road Utara, dan berada di lokasi Museum Monumen Yogya Kembali (Monumen Jogja Kembali) Yogyakarta.

Berada di tempat ini wisatawan akan dimanja dengan pemandangan lampion warna-warni dengan bentuk dan ukuran yang beragam. Sebagai gerbang pembuka ada sebuah lampion besar berbentuk pelangi. Selanjutnya wisatawan akan disambut dengan aneka lampion berbentuk flora, fauna, hingga karakter tokoh kartun populer. Hotel Keluarga Taman Pelangi tidak hanya menyajikan kemeriahan lampion sebagai daya tarik utamanya. Di tempat ini juga terdapat aneka wahana permainan seperti trampolin, bom-bom car, hingga sepeda tandem. Kolam-kolam besar yang mengelilingi Monumen Jogja Kembali tiap malam berubah menjadi arena bermain speed boat, bola air, perahu dayung, hingga bebek kayuh. Sedangkan bagi yang memiliki nyali lebih bisa mencoba masuk ke Puri Hantu.

Hotel Keluarga - Taman Pelangi Monjali
Hotel Keluarga – Taman Pelangi Monjali

Lampion-lampion tersebut tidak hanya digantung seperti lampion kebanyakan, namun banyak yang tertancap di tanah, hingga ditempel di dinding. Selain aneka lampion yang indah, Taman Pelangi Monjali juga dihiasi kerlap-kerlip lampu yang menciptakan suasana meriah bahkan di beberapa titik tercipta kesan romantis. karena itu tak heran jika suatu saat wisatawan mendapati pasangan yang melakukan foto prewedding di tempat ini. Hotel Keluarga Menyaksikan aneka replika dan bentuk lampion mempunyai satu keasyikan tersendiri karena kita dapat menikmati warna-warnanya yang indah. Waktu yang paling tepat untuk bisa menikmati keindahan lampion ini tentu saja di malam hari karena jika hari telah gelap, kerlap-kerlip lampion yang memenuhi langit sekitar Monjali pun makin terasa beda dibandingkan di siang hari. Karena tema utama dari Taman Pelangi Monjali ini adalah festival lampu lampion, maka setiap pengunjung yang datang pun dapat menikmati pesonanya sampai puas di malam hari.

Selain memanjakan mata dengan melihat indahnya lampion dengan berbagai bentuk, di tempat wisata ini juga terdapat beberapa wahana lebih dari 20 jenis permainan tentunya ini menjadi hal sangat menyenangkan bagi putra dan putri anda yang ingin bermain dan bermain antara lain : seluncuran, becak kecil, sepeda, kereta mini, bom bom car, kolam bola dll. Ada juga stand makan dan minum yang menyediakan berbagai macam makanan dan minuman. kita bisa bersantai di beberapa gazebo yang disediakan sambil menikmati indahnya lampion di Taman Pelangi Monjali, Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta.Hotel Keluarga

 

 

Benteng Vredeburg Hotel Keluarga
Jun23

Museum Benteng vredeburg

Benteng Vredeburg Hotel Keluarga
Benteng Vredeburg Hotel Keluarga

Hotel Keluarga. Benteng vredeburg terletak di sudut Jl.A yani yang berhadapan dengan gedung dan kantor pos utama Yogyakarta. Di dalam benteng ini ditampilkan diorama yang menceritakan perjalanan panjang bangsa Indonesia menggapai kemerdekaannya. Benteng ini di bangun oleh sri sultan hamengku buwono 1 pada tahun 1765 – 1788. Benteng vredeburg, yang artinya perdamaian ini, berbentuk bujur sangkar dan memiliki empat sudut yang disebut selaka.

Benteng yang mampu menampung 500 orang ini mempunyai parit di sekelilingnya yang digunakan sebagai perintang serangan musuh. Juga terdapat empat buah anjungan untuk menempatkan dan menembakkan meriam-meriam, Hotel Keluarga tempat upacara, serta bangunan-bangunan tempat tinggal prajuritdan perwira. Pada tanggal 9 agustus 1980 benteng veredeburg resmi menjadi pusat informasi dan pembangunan budaya nusantara.

Benteng vredeburg pertama kali dibangun pada tahun 1760 atas perintah dari Sri Sultan Hamengku Buwono I dan permintaan pihak pemerintah Belanda yang saat itu dipimpin oleh Nicholaas Harting yang menjabat sebagai Gubernur Direktur Pantai Utara Jawa. Adapun dalih awal tujuan pembangunan benteng ini adalah untuk menjaga kemananan keratin. Hotel Keluarga Akan tetapi, maksud sebenarnya dari keberadaan benteng ini adalah untuk memudahkan pengawasan pihak Belanda terhadap segala kegiatan yang dilakukan pihak keraton Yogyakarta.

Museum Benteng Vredeburg - Hotel Keluarga
Museum Benteng Vredeburg – Hotel Keluarga

Pembangunan benteng pertama kali hanya mewujudkan bentuk sederhana, yaitu temboknya yang ahnya berbahankan tanah, ditunjang dengan tiang-tiang yang terbuat dari kayu pohon kelapa dan aren, dengan atap ilalang. Bangunan tersebut dibangun dengan bentuk bujur sangkar yang di keempat ujungnya dibangun seleka atau bastion. Hotel Keluarga Oleh Sri Sultan HB IV, keempat sudut itu diberi nama Jaya Wisesa (sudut barat laut), Jaya Purusa (sudut timur laut), Jaya Prakosaningprang (sudut barat daya), dan Jaya Prayitna (sudut tenggara).

Kemudian pada masa selanjutnya, gubernur Belanda yang bernama W.H. Van Ossenberg mengusulkan agar benteng ini dibangun lebih permanen dengan maksud kemanan yang lebih terjamin. Kemudian pada tahun 1767, pembangunan benteng mulai dilakukan di bawah pengawasan seorang arsitek Belanda bernama Ir. Frans Haak dan pembangunannya selesai pada tahun 1787. Setelah pembangunan selesai, benteng ini diberi nama “Rustenburg” yang berarti benteng peristirahatan. Pada tahun 1867, terjadi gempa hebat di Yogyakarta dan mengakibatkan banyak bangunan yang runtuh, termasuk Rustenburg. Kemudian, segera setelahnya diadakan pembangunan kembali benteng Rustenburg ini yang kemudian namanya diganti menjadi “Vredeburg” yang berarti benteng perdamaian. Hal ini sebagai wujud simbolis manifestasi perdamaian antara pihak Belanda dan Keraton.Hotel Keluarga

Wisata Museum Yogyakarta - Hotel Keluarga
Jun21

Wisata Museum Yogyakarta

Wisata Museum Yogyakarta - Hotel Keluarga
Wisata Museum Yogyakarta – Hotel Keluarga

Hotel Keluarga. Museum Sonobudoyo terletak disebelah utara alun-alun Yogyakarta besebrangan dengan kraton, diresmikan penggunaannya oleh sultan hamengkubuwono Vll pada tahun 1935. Museum ini terbagi atas beberapa ruang seperti ruang museum, pagelaran, auditorium, panti budaya, reparasi, studio koleksi serta ruang edukasi. Museum sonobudoyo berisi benda-benda yang bermakna etnologi dan arkeologi dari wilayah Cirebon, jawa tengah, jawa timur, Madura, bali dan Lombok. Museum ini perusahaan yang menyimpan bermacam buku tentang kebudayaan jawa sehingga menjadi museum budaya yang lengkap setelah museum pusat Jakarta dan menjadi sarana pendidikan, khususnya dalam bidang seni-budaya dan kepurbakalaan. Koleksi lainnya adlah bermacam-macam topeng, wayang, gamelan, dan senjata kuno.

Museum Dirgantara - Hotel Keluarga
Museum Dirgantara – Hotel Keluarga

Dikompleks lanum adi sucipto berdiri Museum Dirgantara yang di dalamnya terdapat foto tokoh AURI, panji-panji/patka kapal terbang yang digunakan angkatan udara Indonesia pada tahun 1945 sampai sekarang serta benda-benda sejarah yang ada hubungannya dengan perjuangan AURI. Hotel Keluarga Museum memamerkan benda-benda sejarah, antara lain peninggalan pahlawan udara, pesawat miniature, diorama, pesawat terbang dari Negara-negara blok barat dan timur, senjata api, senjata tajam, mesin pesawat, radar, bom atau roket, parasut dan tokoh-tokoh penting TNI angkatan udara.

Untuk berkunjung ke museum ini, pada saat kedatangannya pimpinan rombongan/pengunjung perlu lapor di pos perjagaan. Museum ini di buka tiap hari : senin s/d kamis jam 08.00 – 13.30, jumat jam 08.00 s/d 11.00 dan hari sabtu jam 08.00 s/d 12.00, gedung museum pusat TNI AU dirgantara mandala yang ditempati sekarang adalah bekas pabrik gula wonocatur pada jaman belanda, sedangkan pada zaman jepang digunakan untuk gudang senjata dan hangar pesawat terbang.

Museum Affandi - Hotel Keluarga
Museum Affandi – Hotel Keluarga

Museum lainnya adalah Museum Affandi, ini terletak di sisi sebelah utara dari jalan solo no.167, tepatnya di lereng sebelah barat jembatan sungai gajahwong, kompleks museum yang menepati tanah seluas 3500 m terdiri dari bangunan museum dan bangunan rumah yang dahulu merupakan rumah tinggal pelukis affandi dan keluarganya. Hotel Keluarga Affandi telah banyak menerima penghargaan dari negri-negri asia dan eropa, disamping gelar doctor honoris causa yang diterimanya dari universitas Singapore. Koleksi lukisan affandi yang tersimpan di museum ini berjumlah 300 buah yang secara berkala di pamerkan di museumnya.

Monument Serangan Oemoem 1 maret. Terletak disebelah selatan benteng vredeburg berdiri dengan tegar, mengingatkan kita pada peristiwa nasional yang tersebar dalam sejarah berdirinya RI. Hotel Keluarga Peristiwa ini pada tanggal 1 maret 1949, tatkala letnan colonel soeharto0 ( mantan presiden RI) memimpin setrangan u8mum ke kota Yogyakarta yang saat itu berada dalam penguasaan bala tentara penjajah belanda. Serangan itu berhasil dengan gemilang dan tentara nasional Indonesia telah berhasil menguasai kota yogyakrta selama 6 jam yang membawa hasil penyerahan kedaulatan rakyat dari pihak pemerintahan belanda kepada RI.

Monument Jogja Kembali - Hotel Keluarga
Monument Jogja Kembali – Hotel Keluarga

Monument Jogja Kembali, untuk mengenang peristiwa sejarah yaitu bebasnya Yogyakarta  dari pendudukan belanda tahun 1949. Monument ini terletak di sariharjo, ngaglik sleman kira-kira 7 km dari tugu Yogyakarta. Gedungnya berbentuk kerucut menyerupai gunung dan terdiri dari tiga lantai. Hotel Keluarga Lantai dasar punya pintu lurus dari barat ke timur sesuai dengan rotasi bumi. Pada lantai ini terdapat bermacam-macam display dan cerita lengkap mengenai peristiwa menjelang “yogya kembali”. Lantai kedua punya pintu lurus dari utar ke selatan, terjalin dengan garis filsafat bangunan kraton Yogyakarta. Lantai ini berisi 40 relief perjuangan phisik dan diplomasi perjuangan bangsa sejak 17 agustus 1945 vsampai 28 desember 1949.

Lantai ketiga berada pada bagian lantai paling atas, pada lantai ini tidak memiliki pintu para pengunjung bisa masuk ke ruangan ini melalui bagian bawah. Lantai ini punya satu ruang yang disebut “garbha graham” atau ruang hening sehingga wisatawan yang berkunjung dapat mensyukuri karuni tuhan dan memohon agar para syuhada diterima di sisi tuhan sesuai amal ibadahnya.

Museum affandi yang merupakan rumah dan studio almarhum affandi, salah seorang pelukis besar Indonesia. Museum ini terletak di jalan adisucipto yang menuju ke Bandar udara. Bangunan museum ini mempunyai arsitektur yang unik dan berlokasi di tepi sungai gadjah wong. Museum ini menyimpan koleksi lukisan affandi semasa hidupnya. Hotel Keluarga Pelukis lainnya yang membangun museum adalah nyoman gunarsa yang terletak di Jl.wulung 43 papringan catur tunggal depok sleman. Museum yang secara khusus menyimpan karya-karya lukisan kontemporer dari bebrapa pelukis juga menjadi tempat berkumpulnya para seniman yang mengadakan diskusi, sarasehan, ceramah dan sebagainya.

Museum Biologi - Hotel Keluarga
Museum Biologi – Hotel Keluarga

Museum Biologi berada di jalan sultan agung yang merupakan bagian dari fakultas biologi universitas gajah mada. Museum ini digunakan untuk menyimpan aneka flora dan fauna serta dilengkapi dengan diorama serta keterangan mengenai kehidupan hewan-hewan yang ada di Indonesia. Hotel Keluarga Diantara banyak binatang yang diawetkan di museum ini adlah komodo ( veranus comodoenesisi) binatang terbesar di dunia yang hanya hidup di pulau komodo.

Museum wayang kekayon terletak di Jl.raya yogya-wonosari km 7 merupakan museum yang menyimpan berbagai jenis wayang dari yogyakrta, solo, Madura, bali, bahkan juga bebrapa wayang dari luar negri. Hotel Keluarga Museum ini juga di lengkapi dengna auditorium dan ruang video untuk presentasi pagelaran wayang. Di halaman museum terdapat koleksi tanaman langka, kantin, dan ruang cideramata. Museum ini buka setiap hari dari pukul 08.00 – 15.00v WIB.

Museum Puro Pakualaman terletak di istana puropakualaman di jalan sultan agung yang merupakan tempat tinggal sultan paku alam. Sayap timur bagian depan dari istana ini dipergunakan sebagai museum puro pakualaman dengan mempergunakan empat buah ruangan. Hotel Keluarga Dalam museum ini tersimpan benda-benda bersejarah yang memiliki nilai budaya tinggi, yang merupakan peninggalan masa silam dari keluarga pakualaman.

Museum KretaKraton - Hotel Keluarga
Museum KretaKraton – Hotel Keluarga

Museum Kereta Keraton terletak di kompleks kraton besebrangan dengan bangsal pagelaran. Tepatnya disebelah jalan rotowijayan, koleksi museum ini dikhususkan untuk menyimpan alat angkutan yang pernah dipergunakan sultan-sultan yogyakrta dan krabat kraton dalam berbagai kegiatan. Hotel Keluarga Beberapa kereta yang ada di alamnya antara lain : kreta kiai jaldra, kreta kia mandajuala serta kertea yang dipergunakan untuk penobatan sri sultan hamengku buwono V1 s/d X yaitu kreta kia garuda yeksa.

Museum perjuangan dibangun di bekas ndalem brotokusuman, jalan colonel sugiyono yogyakrta. Arsitektur bangunan merupakan perpaduan antara gaya romawi kuno dengan gaya Indonesia pada jaman candi-candi. Hotel Keluarga Sebagai museum sejarah, museum perjuangan menyimpan benda-benda yang menyertai perjuangan maupun informasi tentang perjuangan itu sendiri, ia membatasi masa kesejarahannya dari pra-kemerdekaan sampai pasca merdeka. Juga terdapat relief-relief, foto-foto, replica, bahkan berupa barang-barang. Museum ini di pugar pada tanggal 30 juni 1980 dibawah pengawasan bidang permuseuman sejarah dan purbakala kanwil pendidikan dan kebudayaan DIY.

Sasmitaloka Sudirman memuat sisi kehidupan panglima besar jendral sudirman. Barang-barng peninggalan, foto serta replica-replika yang terdapat di museum ini semuanya berhubungan dengan jendral sudirman. Museum ini terletak di jalan bintaran no.3 yogyakarta yang dahulu merupakan tempat kediaman pak dirman. Hotel Keluarga Didalam sasmitaloka ada 13 ruangan yang menceritakan bagaimana kehidupan pak dirman keseharian. Setiap ruangannya terdapat barang-barang peninggalan yang sekaligud menjadi diorama bagi pak dirman.

Museum Dharma Wiratama - Hotel Keluarga
Museum Dharma Wiratama – Hotel Keluarga

Museum Darma Wiratama terdapat di jalan jendral sudirman 75 yogyakarta. Museum ini milik angkatan darat yang lebih merekam kisah perjuangan pada masa sesudah Indonesia merdeka. Hotel Keluarga Museum ini lebih banyak mempertontonkan alat-alat perang besarjaman dahulu. Selain itu juga terdapat foto-fotopejabat angkatan darat RI. Semua koleksi di museum in terutama yang kecil-kecil disimpan dalam almari besar yang diberi kaca, dan beralaskan karpet warna merah matang. Pada tahun 1950 s/d 1980 gedung inidigunakan menjadi markas komando resimen (makorem). Barulah pada 1980 gedung ini dijadikan museum dharma wiratama hingga sekarang.

Museum Dewanara Kirti Griya di Yogyakarta merupakan museum yang didirikan untuk mengenang tokoh pendidikan nasional ki hajar dewantara. Bangunan museum ini dulunya adalah rumah milik ki hajar dewantara atau raden mas suwardi suryaningrat yang dibelinya dari janda penguasa perkebunan belanda yang bernama mas ajeng ramsinah. Di rumah inilah dulu ki hajar merumuskan gagasannya tentang dunia pendidikan dan kebudayaan untuk memperbaiki kondisi bangsa Indonesia. Bagi yang ingin mengunjungi museum ini, pintu masuk tidak melalui pintu depan, melainkan melalui pintu di serambi samping.Hotel Keluarga

Masjid Agung Kraton Yogyakarta - Hotel Murah di Jogja
Jun19

Masjid Agung Kraton Yogyakrta

Masjid Agung Kraton Yogyakarta - Hotel Murah di Jogja
Masjid Agung Kraton Yogyakarta – Hotel Murah di Jogja

Hotel Murah di Jogja. Masjid Agung Yogyakrta terletak di lingkungan kraton yogyakrta, tepatnya di sebelah barat kraton, di barat alun-alun. Sejak dulu mesjid ini dipakai sebagai tempat beribadah para kawula kerajaan mataram, para prajurit, pembesar kerajaan bahkan raja dan keluarganya. Pada masanya, masjid ini merupakan masjid terbesar dan termegah sehingga dinamakan mesjid agung. Bangunan mesjid ini terdiri atas dua bagian, pertama, bagian mesjid yang merupakan bagian utama yang dibangun pada tahun 1773 semasa pemerintahan sultan hamengkubuwono 1, raja pertama kerajaan mataram yogyakrta, sedangkan bagian kedua adalah serambi yang dibangun pada tahun 1775 juga atas prakarsa hamengkubuwono 1.

Bangunan Masjid Agung Keraton Yogyakarta berada di areal seluas kurang lebih 13.000 meter persegi. Areal tersebut dibatasi oleh pagar tembok keliling. Pembangunan masjid itu sendiri dilakukan setelah 16 tahun Keraton Yogyakarta berdiri. Hotel Murah di Jogja Pendirian masjid itu sendiri atas prakarsa dari Kiai Pengulu Faqih Ibrahim Dipaningrat yang pelaksanaannya ditangani oleh Tumenggung Wiryakusuma, seorang arsitek keraton. Pembangunan masjid dilakukan secara bertahap. Tahap pertama adalah pembangunan bangunan utama masjid. Tahap kedua adalah pembangunan serambi masjid. Setelah itu dilakukan penambahan-penambahan bangunan lainnya.

Bangunan Masjid Agung

Serambi Masjid Agung Yogyakarta - Hotel Murah di Jogja
Serambi Masjid Agung Yogyakarta – Hotel Murah di Jogja

Bangunan Masjid Agung terdiri dari beberapa ruang, yaitu halaman masjid, serambi masjid, dan ruang utama masjid. Halaman masjid terdiri atas halaman depan dan halaman belakang. Halaman masjid merupakan ruangan terbuka yang terletak di bagian luar bangunan utama dan serambi masjid. Hotel Murah di Jogja Halaman ini dibatasi oleh tembok keliling. Sedang halaman belakang masjid merupakan makam Nyi Achmad Dahlan dan beberapa makam lainnya.

Ada lima buah pintu yang dapat digunakan untuk memasuki halaman masjid. Dua buah pintu terletak di sisi utara dan selatan. Sedangkan pada sisi timur terdapat sebuah pintu yang berfungsi sebagai pintu gerbang utama. Bentuk pintu gerbang yang sekrang ini adalah semar tinandu dengan atap limasan. Hotel Murah di Jogja Pada kedua sisi gapura ini terdapat dua bangunan yang disebut bangsal prajurit. Pintu gerbang dihubungkan dengan sebuah jalan yang membelah halaman depan menjadi dua bagian. Jalan ini diapit dua buah bangunan yang dinamakan pagongan.

Bangunan serambi masjid dipisahkan dari halaman masjid. Bangunan pemisahan itu berupa pagar tembok keliling dengan lima buah pintu masuk. Pada sisi timur terdapat tiga buah pintu dan satu buah pada sisi utara serta selatan. Bangunan serambi ini juga dikelilingi dengan sebuah parit kecil (kolam) pada sisi utara, timur, dan selatan. Tempat/bangunan yang digunakan untuk berwudhu terdapat di sebelah utara dan selatan serambi. Hotel Murah di Jogja Bangunan serambi masjid berbentuk denah empat persegi panjang. Serambi didirikan di atas batur setinggi satu meter. Pada serambi ini terdapat 24 tiang berumpak batu yang berbentuk padma. Umpak batu tersebut berpola hias motif pinggir awan yang dipahatkan. Atap serambi masjid berbentuk limasan.

Masjid Yogyakarta - Hotel Murah di Jogja
Masjid Yogyakarta – Hotel Murah di Jogja

Pada sebelah barat serambi ini berdiri bangunan Masjid Agung yang merupakan ruang utama salat. Ruangan masjid berbentuk denah bujur sangkar. Bangunan ,asjid didirikan di atas batur setinggi 1,7 meter. Hotel Murah di Jogja Pada sisi utara masjid terdapat gedung pengajian, kamar mandi, dan WC untuk pria. Sedang yang diperuntukkan bagi wanita berada pada sisi selatan. Mihrab berada pada dinding sebelah barat.

Pada dekat mihrab terdapat sebuah mimbar dan maksurah, masing-masing terletak di sebelah utara dan selatan mihrab. Atap tajug bertumpang tiga menutupi ruang utama Masjid Agung ini. Pada puncak atap terdapat mustaka. Ketiga atap masjid ini didukung oleh dinding tembok pada keempat sisi ruangan dan tiang berjumlah 36 buah. Tiang-tiang tersebut berpenampang bulat tanpa hiasan (polos). Ketiga puluh enam tiang tersebut terdiri atas empat buah saka guru, 12 saka rawa, dan 20 saka emper.Hotel Murah di Jogja

Pemakaman Imogri - Hotel Murah di Jogja
Jun16

Kompleks Pemakaman Raja Imogiri

Makam Imogiri - Hotel Murah di Jogja
Makam Imogiri – Hotel Murah di Jogja

Hotel Murah di Jogja. Makam imogiri sebenarnya makam hastanegara yang lebih muda usianya di bandingkan dengan makam kotagede. Di makam imogiri ini, dimakamkan raja-raja yang memerintah kerajaan mataram sepeninggal panembahan senopati, terutama puteraz sultan agung hanyokoro kusumo..makam ini dibangun diatas bukit. Untuk mencapainya kita harus mendaki tangga dari batu berundak sebanyak 345 buah hingga tiba disuatu persimpangan jalan.

Ketika Sinuhun Hanyokrowati (Sinuhun Sedo Krapyak) meninggal, maka puteranya Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom pada waktu sedo itu sedang pergi tirakat ke pegunungan Selatan. Sehingga sebagai wakil pemegang pemerintahan ialah Gusti Pangeran Martopuro. Hotel Murah di Jogja Sesudah setahun lamanya ia bertirakat, maka ia pulang dari pegunungan tersebut sebab sudah sedikit lama dicari-cari oleh penghulu Katangan, tapi sebelum menjadi penghulu. Pada tahun 1627, ia masuk ke kerajaan dan pemegang kekuasaan Mataram saat itu ialah Prabu Hanyokrokusumo.

Pemakaman Imogri - Hotel Murah di Jogja
Pemakaman Imogri – Hotel Murah di Jogja

Sesudah itu Pangeran Martopuro pergi meninggalkan kerajaan menuju Ponorogo. Atas permintaan rakyat maka wakil dari Pangeran Adipati Anom, yaitu Pangeran Purboyo memerintahkan penghulu Ketegan untuk mencari Pangeran Adipati Anom. Akhirnya terdapatlah Pangeran Adipati Anom sedang bertapa di Gunung Kidul, kemudian ia dibawa pulang ke kerajaan. Hotel Murah di Jogja Sesudah itu, Pangeran Adipati Anom diangkat menjadi Raja Kerajaan Mataram. Ia adalah raja yang cerdik dan pandai sehingga rakyatnya maupun makhluk halus serta jin takluk dan tunduk atas kekuasaannya dan Negeri Mataram terkenal sebagai pelindung penyakit.

Karena bijaksananya, maka setiap hari Jumat, ia dapat pergi sujud ke Mekkah dengan secepat kilat. Sesudah 5 tahun ia memerintah, kerajaannya dipindahkan ke Kerta-Plered dan selanjutnya Kanjeng Sultan ingin memulai membuat makam di Pegunungan Girilaya yang terletak di sebelah Timur Laut Imogiri yang dipergunakan sebagai makam raja. Hotel Murah di Jogja Tetapi sebelum makam itu selesai, pamannya yaitu Gusti Pangeran Juminah lebih dulu mengajukan permintaan. Kemudian Sinuhun merasa kecewa.

Tidak lama kemudian, pamannya meninggal seketika. Sesudah pamannya meninggal, Kanjeng Sultan Agung melemparkan pasir yang berasal dari Mekkah yang akhirnya pasir tersebut jatuh di Pegunungan Merak dan seterusnya Sinuhun segera membuat makam raja di pegunungan yang besar dan tinggi tersebut. Hotel Murah di Jogja Sebelum memasuki makam raja, terdapat banyak anak tangga yang lebarnya sekitar 4 meter dengahn kemiringan 45 derajat yang menghubungkan permukiman dengan makam. Anak tangga di Permakaman Imogiri berjumlah 409 anak tangga. Menurut mitos yang dipercayai oleh sebagian masyarakat, jika pengunjung berhasil menghitung jumlah anak tangga dengan benar, maka semua keinginannya akan terkabul.

Pengkhianat Kerajaan

Kompleks Pemakaman Imogiri - Hotel Murah di Jogja
Kompleks Pemakaman Imogiri – Hotel Murah di Jogja

Pada saat Kerajaan Mataram ingin menguasai Jayakarta, ada seorang pengkhianat yang bernama Tumenggung Endranata memberitahukan kepada Belanda bahwa Kerajaan Mataram ingin menguasai Jayakarta dan memberitahukan keberadaan lumbung-lumbung pangan prajurit Kerajaan Mataram. Hotel Murah di Jogja Mengetahui penghianatan tersebut, Tumenggung Endranata ditangkap dan dipenggal kepalanya. Jasadnya dibagi menjadi 3 bagian dan dikubur di areal Permakaman Imogiri secara terpisah, yaitu:

Kepalanya dikubur di tengah-tengah Gapura Supit Urang
Badannya dikubur di bawah tangga dekat Gapura Supit Urang (Anak tangga yang permukaannya tidak rata)
Kakinya dikubur di tengah kolam

Hal ini dilakukan oleh Sultan Agung agar setiap orang yang ingin mengunjungi makam pasti menginjak salah satu dari bagian-bagian jasadnya dan untuk mengenang sekaligus memperingatkan rakyatnya agar penghianatan tidak terjadi lagi.Hotel Murah di Jogja

Puncak Merapi - Hotel Murah di Jogja
Jun14

Puncak Merapi Sebagai Salah Satu Gunung Api di dunia

Hotel Murah di Jogja. Puncak Merapi merupakan salah satu gunung api teraktif di dunia. Meskipun terlihat garang, namun puncak gunung ini sangat indah dinikmati, terutama bagi para pecinta alam. Wisata petualangan (trackking) banyak ditawarkan kepada wisatawan untuk bisa menikmati keindahan Yogyakarta dari atas gunung. Gunung yang menjadi gunung suci bagi masyarakat Jawa terletak di perbatasan DIY dan Jawa Tengah.

Puncak Merapi - Hotel Murah di Jogja
Puncak Merapi – Hotel Murah di Jogja

Puncak Merapi (ketinggian puncak 2.968 m dpl, per 2006) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Hotel Murah di Jogja Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.

Gunung ini sangat berbahaya karena menurut catatan modern mengalami erupsi (puncak keaktifan) setiap dua sampai lima tahun sekali dan dikelilingi oleh permukiman yang sangat padat. Hotel Murah di Jogja Sejak tahun 1548, gunung ini sudah meletus sebanyak 68 kali. Kota Magelang dan Kota Yogyakarta adalah kota besar terdekat, berjarak di bawah 30 km dari puncaknya. Di lerengnya masih terdapat permukiman sampai ketinggian 1700 m dan hanya berjarak empat kilometer dari puncak.

Oleh karena tingkat kepentingannya ini, Merapi menjadi salah satu dari enam belas gunung api dunia yang termasuk dalam proyek Gunung Api Dekade Ini (Decade Volcanoes) Puncak Merapi adalah gunung termuda dalam rangkaian gunung berapi yang mengarah ke selatan dari Gunung Ungaran. Hotel Murah di Jogja Gunung ini terbentuk karena aktivitas di zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke bawah Lempeng Eurasia menyebabkan munculnya aktivitas vulkanik di sepanjang bagian tengah Pulau Jawa. Puncak yang sekarang ini tidak ditumbuhi vegetasi karena aktivitas vulkanik tinggi. Puncak Merapi ini tumbuh di sisi barat daya puncak Gunung Batulawang yang lebih tua.

Bukit Gajah Mungkur dan Batulawang

Bukit Gajah Mungkur - Hotel Murah di Jogja
Bukit Gajah Mungkur – Hotel Murah di Jogja

Selanjutnya adalah Merapi Pertengahan (8000 – 2000 tahun lalu), ditandai dengan terbentuknya puncak-puncak tinggi, seperti Bukit Gajah mungkur dan Batulawang, yang tersusun dari lava andesit. Proses pembentukan pada masa ini ditandai dengan aliran lava, breksiasi lava, dan awan panas. Aktivitas Merapi telah bersifat letusan efusif (lelehan) dan eksplosif. Diperkirakan juga terjadi letusan eksplosif dengan runtuhan material ke arah barat yang meninggalkan morfologi tapal kuda dengan panjang 7 km, lebar 1–2 km dengan beberapa bukit di lereng barat. Hotel Murah di Jogja Kawah Pasarbubar (atau Pasarbubrah) diperkirakan terbentuk pada masa ini. Puncak Merapi yang sekarang, Puncak Anyar, baru mulai terbentuk sekitar 2000 tahun yang lalu. Dalam perkembangannya, diketahui terjadi beberapa kali letusan eksplosif dengan VEI 4 berdasarkan pengamatan lapisan tefra.

Karakteristik letusan sejak 1953 adalah desakan lava ke puncak kawah disertai dengan keruntuhan kubah lava secara periodik dan pembentukan awan panas (nuée ardente) yang dapat meluncur di lereng gunung atau vertikal ke atas. Hotel Murah di Jogja Letusan tipe Merapi ini secara umum tidak mengeluarkan suara ledakan tetapi desisan. Kubah puncak yang ada sampai 2010 adalah hasil proses yang berlangsung sejak letusan gas 1969.

Pakar geologi pada tahun 2006 mendeteksi adanya ruang raksasa di bawah Merapi berisi material seperti lumpur yang secara “signifikan menghambat gelombang getaran gempa bumi”. Para ilmuwan memperkirakan material itu adalah magma. Hotel Murah di Jogja Kantung magma ini merupakan bagian dari formasi yang terbentuk akibat menghunjamnya Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Letusan-letusan kecil terjadi tiap 2-3 tahun, dan yang lebih besar sekitar 10-15 tahun sekali. Letusan-letusan Merapi yang dampaknya besar tercatat pada tahun 1006 (dugaan), 1786, 1822, 1872, dan 1930. Letusan pada tahun 1006 membuat seluruh bagian tengah Pulau Jawa diselubungi abu, berdasarkan pengamatan timbunan debu vulkanik.

Akibat Letusan Gunung Merapi Pada Tahun 1006

Akibat Letusan Gunung Merapi - Hotel Murah di Jogja
Akibat Letusan Gunung Merapi – Hotel Murah di Jogja

Ahli geologi Belanda, van Bemmelen, berteori bahwa letusan tersebut menyebabkan pusat Kerajaan Medang (Mataram Kuno) harus berpindah ke Jawa Timur. Hotel Murah di Jogja Letusan pada tahun 1872 dianggap sebagai letusan terkuat dalam catatan geologi modern dengan skala VEI mencapai 3 sampai 4. Letusan terbaru, 2010, diperkirakan juga memiliki kekuatan yang mendekati atau sama. Letusan tahun 1930, yang menghancurkan tiga belas desa dan menewaskan 1400 orang, merupakan letusan dengan catatan korban terbesar hingga sekarang.

Letusan Merapi Pada Tahun 1994

Letusan bulan November 1994 menyebabkan luncuran awan panas ke bawah hingga menjangkau beberapa desa dan memakan korban 60 jiwa manusia. Hotel Murah di Jogja Letusan 19 Juli 1998 cukup besar namun mengarah ke atas sehingga tidak memakan korban jiwa. Catatan letusan terakhir gunung ini adalah pada tahun 2001-2003 berupa aktivitas tinggi yang berlangsung terus-menerus. Pada tahun 2006 Gunung Merapi kembali beraktivitas tinggi dan sempat menelan dua nyawa sukarelawan di kawasan Kaliadem karena terkena terjangan awan panas.

Rangkaian Letusan Merapi Pada Bulan Oktober dan November 2010

Rangkaian letusan pada bulan Oktober dan November 2010 dievaluasi sebagai yang terbesar sejak letusan 1872 dan memakan korban nyawa 273 orang (per 17 November 2010) meskipun telah diberlakukan pengamatan yang intensif dan persiapan manajemen pengungsian. Letusan 2010 juga teramati sebagai penyimpangan dari letusan “tipe Merapi” karena bersifat eksplosif disertai suara ledakan dan gemuruh yang terdengar hingga jarak 20–30 km. Gunung ini dimonitor non-stop oleh Pusat Pengamatan Puncak Merapi di Kota Yogyakarta, dibantu dengan berbagai instrumen geofisika telemetri di sekitar puncak gunung serta sejumlah pos pengamatan visual dan pencatat kegempaan di Ngepos (Srumbung), Babadan, dan Kaliurang.Hotel Murah di Jogja