Benteng Vredeburg Hotel Keluarga
Jun23

Museum Benteng vredeburg

Benteng Vredeburg Hotel Keluarga
Benteng Vredeburg Hotel Keluarga

Hotel Keluarga. Benteng vredeburg terletak di sudut Jl.A yani yang berhadapan dengan gedung dan kantor pos utama Yogyakarta. Di dalam benteng ini ditampilkan diorama yang menceritakan perjalanan panjang bangsa Indonesia menggapai kemerdekaannya. Benteng ini di bangun oleh sri sultan hamengku buwono 1 pada tahun 1765 – 1788. Benteng vredeburg, yang artinya perdamaian ini, berbentuk bujur sangkar dan memiliki empat sudut yang disebut selaka.

Benteng yang mampu menampung 500 orang ini mempunyai parit di sekelilingnya yang digunakan sebagai perintang serangan musuh. Juga terdapat empat buah anjungan untuk menempatkan dan menembakkan meriam-meriam, Hotel Keluarga tempat upacara, serta bangunan-bangunan tempat tinggal prajuritdan perwira. Pada tanggal 9 agustus 1980 benteng veredeburg resmi menjadi pusat informasi dan pembangunan budaya nusantara.

Benteng vredeburg pertama kali dibangun pada tahun 1760 atas perintah dari Sri Sultan Hamengku Buwono I dan permintaan pihak pemerintah Belanda yang saat itu dipimpin oleh Nicholaas Harting yang menjabat sebagai Gubernur Direktur Pantai Utara Jawa. Adapun dalih awal tujuan pembangunan benteng ini adalah untuk menjaga kemananan keratin. Hotel Keluarga Akan tetapi, maksud sebenarnya dari keberadaan benteng ini adalah untuk memudahkan pengawasan pihak Belanda terhadap segala kegiatan yang dilakukan pihak keraton Yogyakarta.

Museum Benteng Vredeburg - Hotel Keluarga
Museum Benteng Vredeburg – Hotel Keluarga

Pembangunan benteng pertama kali hanya mewujudkan bentuk sederhana, yaitu temboknya yang ahnya berbahankan tanah, ditunjang dengan tiang-tiang yang terbuat dari kayu pohon kelapa dan aren, dengan atap ilalang. Bangunan tersebut dibangun dengan bentuk bujur sangkar yang di keempat ujungnya dibangun seleka atau bastion. Hotel Keluarga Oleh Sri Sultan HB IV, keempat sudut itu diberi nama Jaya Wisesa (sudut barat laut), Jaya Purusa (sudut timur laut), Jaya Prakosaningprang (sudut barat daya), dan Jaya Prayitna (sudut tenggara).

Kemudian pada masa selanjutnya, gubernur Belanda yang bernama W.H. Van Ossenberg mengusulkan agar benteng ini dibangun lebih permanen dengan maksud kemanan yang lebih terjamin. Kemudian pada tahun 1767, pembangunan benteng mulai dilakukan di bawah pengawasan seorang arsitek Belanda bernama Ir. Frans Haak dan pembangunannya selesai pada tahun 1787. Setelah pembangunan selesai, benteng ini diberi nama “Rustenburg” yang berarti benteng peristirahatan. Pada tahun 1867, terjadi gempa hebat di Yogyakarta dan mengakibatkan banyak bangunan yang runtuh, termasuk Rustenburg. Kemudian, segera setelahnya diadakan pembangunan kembali benteng Rustenburg ini yang kemudian namanya diganti menjadi “Vredeburg” yang berarti benteng perdamaian. Hal ini sebagai wujud simbolis manifestasi perdamaian antara pihak Belanda dan Keraton.Hotel Keluarga

Wisata Museum Yogyakarta - Hotel Keluarga
Jun21

Wisata Museum Yogyakarta

Wisata Museum Yogyakarta - Hotel Keluarga
Wisata Museum Yogyakarta – Hotel Keluarga

Hotel Keluarga. Museum Sonobudoyo terletak disebelah utara alun-alun Yogyakarta besebrangan dengan kraton, diresmikan penggunaannya oleh sultan hamengkubuwono Vll pada tahun 1935. Museum ini terbagi atas beberapa ruang seperti ruang museum, pagelaran, auditorium, panti budaya, reparasi, studio koleksi serta ruang edukasi. Museum sonobudoyo berisi benda-benda yang bermakna etnologi dan arkeologi dari wilayah Cirebon, jawa tengah, jawa timur, Madura, bali dan Lombok. Museum ini perusahaan yang menyimpan bermacam buku tentang kebudayaan jawa sehingga menjadi museum budaya yang lengkap setelah museum pusat Jakarta dan menjadi sarana pendidikan, khususnya dalam bidang seni-budaya dan kepurbakalaan. Koleksi lainnya adlah bermacam-macam topeng, wayang, gamelan, dan senjata kuno.

Museum Dirgantara - Hotel Keluarga
Museum Dirgantara – Hotel Keluarga

Dikompleks lanum adi sucipto berdiri Museum Dirgantara yang di dalamnya terdapat foto tokoh AURI, panji-panji/patka kapal terbang yang digunakan angkatan udara Indonesia pada tahun 1945 sampai sekarang serta benda-benda sejarah yang ada hubungannya dengan perjuangan AURI. Hotel Keluarga Museum memamerkan benda-benda sejarah, antara lain peninggalan pahlawan udara, pesawat miniature, diorama, pesawat terbang dari Negara-negara blok barat dan timur, senjata api, senjata tajam, mesin pesawat, radar, bom atau roket, parasut dan tokoh-tokoh penting TNI angkatan udara.

Untuk berkunjung ke museum ini, pada saat kedatangannya pimpinan rombongan/pengunjung perlu lapor di pos perjagaan. Museum ini di buka tiap hari : senin s/d kamis jam 08.00 – 13.30, jumat jam 08.00 s/d 11.00 dan hari sabtu jam 08.00 s/d 12.00, gedung museum pusat TNI AU dirgantara mandala yang ditempati sekarang adalah bekas pabrik gula wonocatur pada jaman belanda, sedangkan pada zaman jepang digunakan untuk gudang senjata dan hangar pesawat terbang.

Museum Affandi - Hotel Keluarga
Museum Affandi – Hotel Keluarga

Museum lainnya adalah Museum Affandi, ini terletak di sisi sebelah utara dari jalan solo no.167, tepatnya di lereng sebelah barat jembatan sungai gajahwong, kompleks museum yang menepati tanah seluas 3500 m terdiri dari bangunan museum dan bangunan rumah yang dahulu merupakan rumah tinggal pelukis affandi dan keluarganya. Hotel Keluarga Affandi telah banyak menerima penghargaan dari negri-negri asia dan eropa, disamping gelar doctor honoris causa yang diterimanya dari universitas Singapore. Koleksi lukisan affandi yang tersimpan di museum ini berjumlah 300 buah yang secara berkala di pamerkan di museumnya.

Monument Serangan Oemoem 1 maret. Terletak disebelah selatan benteng vredeburg berdiri dengan tegar, mengingatkan kita pada peristiwa nasional yang tersebar dalam sejarah berdirinya RI. Hotel Keluarga Peristiwa ini pada tanggal 1 maret 1949, tatkala letnan colonel soeharto0 ( mantan presiden RI) memimpin setrangan u8mum ke kota Yogyakarta yang saat itu berada dalam penguasaan bala tentara penjajah belanda. Serangan itu berhasil dengan gemilang dan tentara nasional Indonesia telah berhasil menguasai kota yogyakrta selama 6 jam yang membawa hasil penyerahan kedaulatan rakyat dari pihak pemerintahan belanda kepada RI.

Monument Jogja Kembali - Hotel Keluarga
Monument Jogja Kembali – Hotel Keluarga

Monument Jogja Kembali, untuk mengenang peristiwa sejarah yaitu bebasnya Yogyakarta  dari pendudukan belanda tahun 1949. Monument ini terletak di sariharjo, ngaglik sleman kira-kira 7 km dari tugu Yogyakarta. Gedungnya berbentuk kerucut menyerupai gunung dan terdiri dari tiga lantai. Hotel Keluarga Lantai dasar punya pintu lurus dari barat ke timur sesuai dengan rotasi bumi. Pada lantai ini terdapat bermacam-macam display dan cerita lengkap mengenai peristiwa menjelang “yogya kembali”. Lantai kedua punya pintu lurus dari utar ke selatan, terjalin dengan garis filsafat bangunan kraton Yogyakarta. Lantai ini berisi 40 relief perjuangan phisik dan diplomasi perjuangan bangsa sejak 17 agustus 1945 vsampai 28 desember 1949.

Lantai ketiga berada pada bagian lantai paling atas, pada lantai ini tidak memiliki pintu para pengunjung bisa masuk ke ruangan ini melalui bagian bawah. Lantai ini punya satu ruang yang disebut “garbha graham” atau ruang hening sehingga wisatawan yang berkunjung dapat mensyukuri karuni tuhan dan memohon agar para syuhada diterima di sisi tuhan sesuai amal ibadahnya.

Museum affandi yang merupakan rumah dan studio almarhum affandi, salah seorang pelukis besar Indonesia. Museum ini terletak di jalan adisucipto yang menuju ke Bandar udara. Bangunan museum ini mempunyai arsitektur yang unik dan berlokasi di tepi sungai gadjah wong. Museum ini menyimpan koleksi lukisan affandi semasa hidupnya. Hotel Keluarga Pelukis lainnya yang membangun museum adalah nyoman gunarsa yang terletak di Jl.wulung 43 papringan catur tunggal depok sleman. Museum yang secara khusus menyimpan karya-karya lukisan kontemporer dari bebrapa pelukis juga menjadi tempat berkumpulnya para seniman yang mengadakan diskusi, sarasehan, ceramah dan sebagainya.

Museum Biologi - Hotel Keluarga
Museum Biologi – Hotel Keluarga

Museum Biologi berada di jalan sultan agung yang merupakan bagian dari fakultas biologi universitas gajah mada. Museum ini digunakan untuk menyimpan aneka flora dan fauna serta dilengkapi dengan diorama serta keterangan mengenai kehidupan hewan-hewan yang ada di Indonesia. Hotel Keluarga Diantara banyak binatang yang diawetkan di museum ini adlah komodo ( veranus comodoenesisi) binatang terbesar di dunia yang hanya hidup di pulau komodo.

Museum wayang kekayon terletak di Jl.raya yogya-wonosari km 7 merupakan museum yang menyimpan berbagai jenis wayang dari yogyakrta, solo, Madura, bali, bahkan juga bebrapa wayang dari luar negri. Hotel Keluarga Museum ini juga di lengkapi dengna auditorium dan ruang video untuk presentasi pagelaran wayang. Di halaman museum terdapat koleksi tanaman langka, kantin, dan ruang cideramata. Museum ini buka setiap hari dari pukul 08.00 – 15.00v WIB.

Museum Puro Pakualaman terletak di istana puropakualaman di jalan sultan agung yang merupakan tempat tinggal sultan paku alam. Sayap timur bagian depan dari istana ini dipergunakan sebagai museum puro pakualaman dengan mempergunakan empat buah ruangan. Hotel Keluarga Dalam museum ini tersimpan benda-benda bersejarah yang memiliki nilai budaya tinggi, yang merupakan peninggalan masa silam dari keluarga pakualaman.

Museum KretaKraton - Hotel Keluarga
Museum KretaKraton – Hotel Keluarga

Museum Kereta Keraton terletak di kompleks kraton besebrangan dengan bangsal pagelaran. Tepatnya disebelah jalan rotowijayan, koleksi museum ini dikhususkan untuk menyimpan alat angkutan yang pernah dipergunakan sultan-sultan yogyakrta dan krabat kraton dalam berbagai kegiatan. Hotel Keluarga Beberapa kereta yang ada di alamnya antara lain : kreta kiai jaldra, kreta kia mandajuala serta kertea yang dipergunakan untuk penobatan sri sultan hamengku buwono V1 s/d X yaitu kreta kia garuda yeksa.

Museum perjuangan dibangun di bekas ndalem brotokusuman, jalan colonel sugiyono yogyakrta. Arsitektur bangunan merupakan perpaduan antara gaya romawi kuno dengan gaya Indonesia pada jaman candi-candi. Hotel Keluarga Sebagai museum sejarah, museum perjuangan menyimpan benda-benda yang menyertai perjuangan maupun informasi tentang perjuangan itu sendiri, ia membatasi masa kesejarahannya dari pra-kemerdekaan sampai pasca merdeka. Juga terdapat relief-relief, foto-foto, replica, bahkan berupa barang-barang. Museum ini di pugar pada tanggal 30 juni 1980 dibawah pengawasan bidang permuseuman sejarah dan purbakala kanwil pendidikan dan kebudayaan DIY.

Sasmitaloka Sudirman memuat sisi kehidupan panglima besar jendral sudirman. Barang-barng peninggalan, foto serta replica-replika yang terdapat di museum ini semuanya berhubungan dengan jendral sudirman. Museum ini terletak di jalan bintaran no.3 yogyakarta yang dahulu merupakan tempat kediaman pak dirman. Hotel Keluarga Didalam sasmitaloka ada 13 ruangan yang menceritakan bagaimana kehidupan pak dirman keseharian. Setiap ruangannya terdapat barang-barang peninggalan yang sekaligud menjadi diorama bagi pak dirman.

Museum Dharma Wiratama - Hotel Keluarga
Museum Dharma Wiratama – Hotel Keluarga

Museum Darma Wiratama terdapat di jalan jendral sudirman 75 yogyakarta. Museum ini milik angkatan darat yang lebih merekam kisah perjuangan pada masa sesudah Indonesia merdeka. Hotel Keluarga Museum ini lebih banyak mempertontonkan alat-alat perang besarjaman dahulu. Selain itu juga terdapat foto-fotopejabat angkatan darat RI. Semua koleksi di museum in terutama yang kecil-kecil disimpan dalam almari besar yang diberi kaca, dan beralaskan karpet warna merah matang. Pada tahun 1950 s/d 1980 gedung inidigunakan menjadi markas komando resimen (makorem). Barulah pada 1980 gedung ini dijadikan museum dharma wiratama hingga sekarang.

Museum Dewanara Kirti Griya di Yogyakarta merupakan museum yang didirikan untuk mengenang tokoh pendidikan nasional ki hajar dewantara. Bangunan museum ini dulunya adalah rumah milik ki hajar dewantara atau raden mas suwardi suryaningrat yang dibelinya dari janda penguasa perkebunan belanda yang bernama mas ajeng ramsinah. Di rumah inilah dulu ki hajar merumuskan gagasannya tentang dunia pendidikan dan kebudayaan untuk memperbaiki kondisi bangsa Indonesia. Bagi yang ingin mengunjungi museum ini, pintu masuk tidak melalui pintu depan, melainkan melalui pintu di serambi samping.Hotel Keluarga

Masjid Agung Kraton Yogyakarta - Hotel Murah di Jogja
Jun19

Masjid Agung Kraton Yogyakrta

Masjid Agung Kraton Yogyakarta - Hotel Murah di Jogja
Masjid Agung Kraton Yogyakarta – Hotel Murah di Jogja

Hotel Murah di Jogja. Masjid Agung Yogyakrta terletak di lingkungan kraton yogyakrta, tepatnya di sebelah barat kraton, di barat alun-alun. Sejak dulu mesjid ini dipakai sebagai tempat beribadah para kawula kerajaan mataram, para prajurit, pembesar kerajaan bahkan raja dan keluarganya. Pada masanya, masjid ini merupakan masjid terbesar dan termegah sehingga dinamakan mesjid agung. Bangunan mesjid ini terdiri atas dua bagian, pertama, bagian mesjid yang merupakan bagian utama yang dibangun pada tahun 1773 semasa pemerintahan sultan hamengkubuwono 1, raja pertama kerajaan mataram yogyakrta, sedangkan bagian kedua adalah serambi yang dibangun pada tahun 1775 juga atas prakarsa hamengkubuwono 1.

Bangunan Masjid Agung Keraton Yogyakarta berada di areal seluas kurang lebih 13.000 meter persegi. Areal tersebut dibatasi oleh pagar tembok keliling. Pembangunan masjid itu sendiri dilakukan setelah 16 tahun Keraton Yogyakarta berdiri. Hotel Murah di Jogja Pendirian masjid itu sendiri atas prakarsa dari Kiai Pengulu Faqih Ibrahim Dipaningrat yang pelaksanaannya ditangani oleh Tumenggung Wiryakusuma, seorang arsitek keraton. Pembangunan masjid dilakukan secara bertahap. Tahap pertama adalah pembangunan bangunan utama masjid. Tahap kedua adalah pembangunan serambi masjid. Setelah itu dilakukan penambahan-penambahan bangunan lainnya.

Bangunan Masjid Agung

Serambi Masjid Agung Yogyakarta - Hotel Murah di Jogja
Serambi Masjid Agung Yogyakarta – Hotel Murah di Jogja

Bangunan Masjid Agung terdiri dari beberapa ruang, yaitu halaman masjid, serambi masjid, dan ruang utama masjid. Halaman masjid terdiri atas halaman depan dan halaman belakang. Halaman masjid merupakan ruangan terbuka yang terletak di bagian luar bangunan utama dan serambi masjid. Hotel Murah di Jogja Halaman ini dibatasi oleh tembok keliling. Sedang halaman belakang masjid merupakan makam Nyi Achmad Dahlan dan beberapa makam lainnya.

Ada lima buah pintu yang dapat digunakan untuk memasuki halaman masjid. Dua buah pintu terletak di sisi utara dan selatan. Sedangkan pada sisi timur terdapat sebuah pintu yang berfungsi sebagai pintu gerbang utama. Bentuk pintu gerbang yang sekrang ini adalah semar tinandu dengan atap limasan. Hotel Murah di Jogja Pada kedua sisi gapura ini terdapat dua bangunan yang disebut bangsal prajurit. Pintu gerbang dihubungkan dengan sebuah jalan yang membelah halaman depan menjadi dua bagian. Jalan ini diapit dua buah bangunan yang dinamakan pagongan.

Bangunan serambi masjid dipisahkan dari halaman masjid. Bangunan pemisahan itu berupa pagar tembok keliling dengan lima buah pintu masuk. Pada sisi timur terdapat tiga buah pintu dan satu buah pada sisi utara serta selatan. Bangunan serambi ini juga dikelilingi dengan sebuah parit kecil (kolam) pada sisi utara, timur, dan selatan. Tempat/bangunan yang digunakan untuk berwudhu terdapat di sebelah utara dan selatan serambi. Hotel Murah di Jogja Bangunan serambi masjid berbentuk denah empat persegi panjang. Serambi didirikan di atas batur setinggi satu meter. Pada serambi ini terdapat 24 tiang berumpak batu yang berbentuk padma. Umpak batu tersebut berpola hias motif pinggir awan yang dipahatkan. Atap serambi masjid berbentuk limasan.

Masjid Yogyakarta - Hotel Murah di Jogja
Masjid Yogyakarta – Hotel Murah di Jogja

Pada sebelah barat serambi ini berdiri bangunan Masjid Agung yang merupakan ruang utama salat. Ruangan masjid berbentuk denah bujur sangkar. Bangunan ,asjid didirikan di atas batur setinggi 1,7 meter. Hotel Murah di Jogja Pada sisi utara masjid terdapat gedung pengajian, kamar mandi, dan WC untuk pria. Sedang yang diperuntukkan bagi wanita berada pada sisi selatan. Mihrab berada pada dinding sebelah barat.

Pada dekat mihrab terdapat sebuah mimbar dan maksurah, masing-masing terletak di sebelah utara dan selatan mihrab. Atap tajug bertumpang tiga menutupi ruang utama Masjid Agung ini. Pada puncak atap terdapat mustaka. Ketiga atap masjid ini didukung oleh dinding tembok pada keempat sisi ruangan dan tiang berjumlah 36 buah. Tiang-tiang tersebut berpenampang bulat tanpa hiasan (polos). Ketiga puluh enam tiang tersebut terdiri atas empat buah saka guru, 12 saka rawa, dan 20 saka emper.Hotel Murah di Jogja

Pemakaman Imogri - Hotel Murah di Jogja
Jun16

Kompleks Pemakaman Raja Imogiri

Makam Imogiri - Hotel Murah di Jogja
Makam Imogiri – Hotel Murah di Jogja

Hotel Murah di Jogja. Makam imogiri sebenarnya makam hastanegara yang lebih muda usianya di bandingkan dengan makam kotagede. Di makam imogiri ini, dimakamkan raja-raja yang memerintah kerajaan mataram sepeninggal panembahan senopati, terutama puteraz sultan agung hanyokoro kusumo..makam ini dibangun diatas bukit. Untuk mencapainya kita harus mendaki tangga dari batu berundak sebanyak 345 buah hingga tiba disuatu persimpangan jalan.

Ketika Sinuhun Hanyokrowati (Sinuhun Sedo Krapyak) meninggal, maka puteranya Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom pada waktu sedo itu sedang pergi tirakat ke pegunungan Selatan. Sehingga sebagai wakil pemegang pemerintahan ialah Gusti Pangeran Martopuro. Hotel Murah di Jogja Sesudah setahun lamanya ia bertirakat, maka ia pulang dari pegunungan tersebut sebab sudah sedikit lama dicari-cari oleh penghulu Katangan, tapi sebelum menjadi penghulu. Pada tahun 1627, ia masuk ke kerajaan dan pemegang kekuasaan Mataram saat itu ialah Prabu Hanyokrokusumo.

Pemakaman Imogri - Hotel Murah di Jogja
Pemakaman Imogri – Hotel Murah di Jogja

Sesudah itu Pangeran Martopuro pergi meninggalkan kerajaan menuju Ponorogo. Atas permintaan rakyat maka wakil dari Pangeran Adipati Anom, yaitu Pangeran Purboyo memerintahkan penghulu Ketegan untuk mencari Pangeran Adipati Anom. Akhirnya terdapatlah Pangeran Adipati Anom sedang bertapa di Gunung Kidul, kemudian ia dibawa pulang ke kerajaan. Hotel Murah di Jogja Sesudah itu, Pangeran Adipati Anom diangkat menjadi Raja Kerajaan Mataram. Ia adalah raja yang cerdik dan pandai sehingga rakyatnya maupun makhluk halus serta jin takluk dan tunduk atas kekuasaannya dan Negeri Mataram terkenal sebagai pelindung penyakit.

Karena bijaksananya, maka setiap hari Jumat, ia dapat pergi sujud ke Mekkah dengan secepat kilat. Sesudah 5 tahun ia memerintah, kerajaannya dipindahkan ke Kerta-Plered dan selanjutnya Kanjeng Sultan ingin memulai membuat makam di Pegunungan Girilaya yang terletak di sebelah Timur Laut Imogiri yang dipergunakan sebagai makam raja. Hotel Murah di Jogja Tetapi sebelum makam itu selesai, pamannya yaitu Gusti Pangeran Juminah lebih dulu mengajukan permintaan. Kemudian Sinuhun merasa kecewa.

Tidak lama kemudian, pamannya meninggal seketika. Sesudah pamannya meninggal, Kanjeng Sultan Agung melemparkan pasir yang berasal dari Mekkah yang akhirnya pasir tersebut jatuh di Pegunungan Merak dan seterusnya Sinuhun segera membuat makam raja di pegunungan yang besar dan tinggi tersebut. Hotel Murah di Jogja Sebelum memasuki makam raja, terdapat banyak anak tangga yang lebarnya sekitar 4 meter dengahn kemiringan 45 derajat yang menghubungkan permukiman dengan makam. Anak tangga di Permakaman Imogiri berjumlah 409 anak tangga. Menurut mitos yang dipercayai oleh sebagian masyarakat, jika pengunjung berhasil menghitung jumlah anak tangga dengan benar, maka semua keinginannya akan terkabul.

Pengkhianat Kerajaan

Kompleks Pemakaman Imogiri - Hotel Murah di Jogja
Kompleks Pemakaman Imogiri – Hotel Murah di Jogja

Pada saat Kerajaan Mataram ingin menguasai Jayakarta, ada seorang pengkhianat yang bernama Tumenggung Endranata memberitahukan kepada Belanda bahwa Kerajaan Mataram ingin menguasai Jayakarta dan memberitahukan keberadaan lumbung-lumbung pangan prajurit Kerajaan Mataram. Hotel Murah di Jogja Mengetahui penghianatan tersebut, Tumenggung Endranata ditangkap dan dipenggal kepalanya. Jasadnya dibagi menjadi 3 bagian dan dikubur di areal Permakaman Imogiri secara terpisah, yaitu:

Kepalanya dikubur di tengah-tengah Gapura Supit Urang
Badannya dikubur di bawah tangga dekat Gapura Supit Urang (Anak tangga yang permukaannya tidak rata)
Kakinya dikubur di tengah kolam

Hal ini dilakukan oleh Sultan Agung agar setiap orang yang ingin mengunjungi makam pasti menginjak salah satu dari bagian-bagian jasadnya dan untuk mengenang sekaligus memperingatkan rakyatnya agar penghianatan tidak terjadi lagi.Hotel Murah di Jogja

Puncak Merapi - Hotel Murah di Jogja
Jun14

Puncak Merapi Sebagai Salah Satu Gunung Api di dunia

Hotel Murah di Jogja. Puncak Merapi merupakan salah satu gunung api teraktif di dunia. Meskipun terlihat garang, namun puncak gunung ini sangat indah dinikmati, terutama bagi para pecinta alam. Wisata petualangan (trackking) banyak ditawarkan kepada wisatawan untuk bisa menikmati keindahan Yogyakarta dari atas gunung. Gunung yang menjadi gunung suci bagi masyarakat Jawa terletak di perbatasan DIY dan Jawa Tengah.

Puncak Merapi - Hotel Murah di Jogja
Puncak Merapi – Hotel Murah di Jogja

Puncak Merapi (ketinggian puncak 2.968 m dpl, per 2006) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Hotel Murah di Jogja Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.

Gunung ini sangat berbahaya karena menurut catatan modern mengalami erupsi (puncak keaktifan) setiap dua sampai lima tahun sekali dan dikelilingi oleh permukiman yang sangat padat. Hotel Murah di Jogja Sejak tahun 1548, gunung ini sudah meletus sebanyak 68 kali. Kota Magelang dan Kota Yogyakarta adalah kota besar terdekat, berjarak di bawah 30 km dari puncaknya. Di lerengnya masih terdapat permukiman sampai ketinggian 1700 m dan hanya berjarak empat kilometer dari puncak.

Oleh karena tingkat kepentingannya ini, Merapi menjadi salah satu dari enam belas gunung api dunia yang termasuk dalam proyek Gunung Api Dekade Ini (Decade Volcanoes) Puncak Merapi adalah gunung termuda dalam rangkaian gunung berapi yang mengarah ke selatan dari Gunung Ungaran. Hotel Murah di Jogja Gunung ini terbentuk karena aktivitas di zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke bawah Lempeng Eurasia menyebabkan munculnya aktivitas vulkanik di sepanjang bagian tengah Pulau Jawa. Puncak yang sekarang ini tidak ditumbuhi vegetasi karena aktivitas vulkanik tinggi. Puncak Merapi ini tumbuh di sisi barat daya puncak Gunung Batulawang yang lebih tua.

Bukit Gajah Mungkur dan Batulawang

Bukit Gajah Mungkur - Hotel Murah di Jogja
Bukit Gajah Mungkur – Hotel Murah di Jogja

Selanjutnya adalah Merapi Pertengahan (8000 – 2000 tahun lalu), ditandai dengan terbentuknya puncak-puncak tinggi, seperti Bukit Gajah mungkur dan Batulawang, yang tersusun dari lava andesit. Proses pembentukan pada masa ini ditandai dengan aliran lava, breksiasi lava, dan awan panas. Aktivitas Merapi telah bersifat letusan efusif (lelehan) dan eksplosif. Diperkirakan juga terjadi letusan eksplosif dengan runtuhan material ke arah barat yang meninggalkan morfologi tapal kuda dengan panjang 7 km, lebar 1–2 km dengan beberapa bukit di lereng barat. Hotel Murah di Jogja Kawah Pasarbubar (atau Pasarbubrah) diperkirakan terbentuk pada masa ini. Puncak Merapi yang sekarang, Puncak Anyar, baru mulai terbentuk sekitar 2000 tahun yang lalu. Dalam perkembangannya, diketahui terjadi beberapa kali letusan eksplosif dengan VEI 4 berdasarkan pengamatan lapisan tefra.

Karakteristik letusan sejak 1953 adalah desakan lava ke puncak kawah disertai dengan keruntuhan kubah lava secara periodik dan pembentukan awan panas (nuée ardente) yang dapat meluncur di lereng gunung atau vertikal ke atas. Hotel Murah di Jogja Letusan tipe Merapi ini secara umum tidak mengeluarkan suara ledakan tetapi desisan. Kubah puncak yang ada sampai 2010 adalah hasil proses yang berlangsung sejak letusan gas 1969.

Pakar geologi pada tahun 2006 mendeteksi adanya ruang raksasa di bawah Merapi berisi material seperti lumpur yang secara “signifikan menghambat gelombang getaran gempa bumi”. Para ilmuwan memperkirakan material itu adalah magma. Hotel Murah di Jogja Kantung magma ini merupakan bagian dari formasi yang terbentuk akibat menghunjamnya Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Letusan-letusan kecil terjadi tiap 2-3 tahun, dan yang lebih besar sekitar 10-15 tahun sekali. Letusan-letusan Merapi yang dampaknya besar tercatat pada tahun 1006 (dugaan), 1786, 1822, 1872, dan 1930. Letusan pada tahun 1006 membuat seluruh bagian tengah Pulau Jawa diselubungi abu, berdasarkan pengamatan timbunan debu vulkanik.

Akibat Letusan Gunung Merapi Pada Tahun 1006

Akibat Letusan Gunung Merapi - Hotel Murah di Jogja
Akibat Letusan Gunung Merapi – Hotel Murah di Jogja

Ahli geologi Belanda, van Bemmelen, berteori bahwa letusan tersebut menyebabkan pusat Kerajaan Medang (Mataram Kuno) harus berpindah ke Jawa Timur. Hotel Murah di Jogja Letusan pada tahun 1872 dianggap sebagai letusan terkuat dalam catatan geologi modern dengan skala VEI mencapai 3 sampai 4. Letusan terbaru, 2010, diperkirakan juga memiliki kekuatan yang mendekati atau sama. Letusan tahun 1930, yang menghancurkan tiga belas desa dan menewaskan 1400 orang, merupakan letusan dengan catatan korban terbesar hingga sekarang.

Letusan Merapi Pada Tahun 1994

Letusan bulan November 1994 menyebabkan luncuran awan panas ke bawah hingga menjangkau beberapa desa dan memakan korban 60 jiwa manusia. Hotel Murah di Jogja Letusan 19 Juli 1998 cukup besar namun mengarah ke atas sehingga tidak memakan korban jiwa. Catatan letusan terakhir gunung ini adalah pada tahun 2001-2003 berupa aktivitas tinggi yang berlangsung terus-menerus. Pada tahun 2006 Gunung Merapi kembali beraktivitas tinggi dan sempat menelan dua nyawa sukarelawan di kawasan Kaliadem karena terkena terjangan awan panas.

Rangkaian Letusan Merapi Pada Bulan Oktober dan November 2010

Rangkaian letusan pada bulan Oktober dan November 2010 dievaluasi sebagai yang terbesar sejak letusan 1872 dan memakan korban nyawa 273 orang (per 17 November 2010) meskipun telah diberlakukan pengamatan yang intensif dan persiapan manajemen pengungsian. Letusan 2010 juga teramati sebagai penyimpangan dari letusan “tipe Merapi” karena bersifat eksplosif disertai suara ledakan dan gemuruh yang terdengar hingga jarak 20–30 km. Gunung ini dimonitor non-stop oleh Pusat Pengamatan Puncak Merapi di Kota Yogyakarta, dibantu dengan berbagai instrumen geofisika telemetri di sekitar puncak gunung serta sejumlah pos pengamatan visual dan pencatat kegempaan di Ngepos (Srumbung), Babadan, dan Kaliurang.Hotel Murah di Jogja

 

Pulo Kenongo di Istana Taman Sari Jogja - Hotel Murah di Jogja
Jun12

Taman Sari Istana Air Peninggalan Keraton Yogjakarta

Taman Sari Keraton Yogyakarta - Hotel Murah di Jogja
Taman Sari Keraton Yogyakarta – Hotel Murah di Jogja

Hotel Murah di Jogja. Taman Sari Yogyakarta atau Taman Sari Keraton Yogyakarta (Hanacaraka: Tamansari Ngayogyakarta) adalah situs bekas taman atau kebun istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dapat dibandingkan dengan Kebun Raya Bogor sebagai kebun Istana Bogor. Kebun ini dibangun pada zaman Sultan Hamengku Buwono I (HB I) pada tahun 1758-1765/9.

Awalnya, taman yang mendapat sebutan “The Fragrant Garden” ini memiliki luas lebih dari 10 hektare dengan sekitar 57 bangunan baik berupa gedung, kolam pemandian, jembatan gantung, kanal air, maupun danau buatan beserta pulau buatan dan lorong bawah air. Hotel Murah di Jogja Kebun yang digunakan secara efektif antara 1765-1812 ini pada mulanya membentang dari barat daya kompleks Kedhaton sampai tenggara kompleks Magangan. Namun saat ini, sisa-sisa bagian Taman Sari yang dapat dilihat hanyalah yang berada di barat daya kompleks Kedhaton saja.

Taman Sari Keraton - Hotel Murah di Jogja
Taman Sari Keraton – Hotel Murah di Jogja

Menurut Sejarah Taman SariTaman Sari mulai dibangun di bekas keraton lama, Pesanggrahan Garjitawati, yang didirikan oleh Susuhunan Paku Buwono II sebagai tempat istirahat kereta kuda yang akan pergi ke Imogiri. Hotel Murah di Jogja Sebagai pimpinan proyek pembangunan Taman Sari ditunjuklah Tumenggung Mangundipuro. Seluruh biaya pembangunan ditanggung oleh Bupati Madiun, Tumenggung Prawirosentiko, besrta seluruh rakyatnya.

Oleh karena itu daerah Madiun dibebaskan dari pungutan pajak. Di tengah pembangunan pimpinan proyek diambil alih oleh Pangeran Notokusumo, setelah Mangundipuro mengundurkan diri. Hotel Murah di Jogja Walaupun secara resmi sebagai kebun kerajaan, namun bebrapa bangunan yang ada mengindikasikan Taman Sari berfungsi sebagai benteng pertahanan terakhir jika istana diserang oleh musuh. Konon salah seorang arsitek kebun kerajaan ini adalah seorang Portugis yang lebih dikenal dengan Demang Tegis.

Bagian- bagian dari Kompleks di Istana Taman Sari Jogjakarta

Menurut sejarah Taman Sari juga, Kompleks Taman Sari setidaknya dapat dibagi menjadi 4 bagian. Bagian pertama adalah danau buatan yang terletak di sebelah barat. Hotel Murah di Jogja Bagian selanjutnya adalah bangunan yang berada di sebelah selatan danau buatan antara lain Pemandian Umbul Binangun.  bagian ketiga adalah Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati yang terletak di selatan bagian kedua.

Bagian terakhir adalah bagian sebelah timur bagian pertama dan kedua dan meluas ke arah timur sampai tenggara kompleks Magangan. Bagian pertama merupakan bagian utama Taman Sari pada masanya. Pada zamannya, tempat ini merupakan tempat yang paling eksotis. Bagian ini terdiri dari danau buatan yang disebut “Segaran” (harfiah=laut buatan) serta bangunan yang ada di tengahnya, dan bangunan serta taman dan kebun yang berada di sekitar danau buatan tersebut. Hotel Murah di Jogja di samping untuk memelihara berbagai jenis ikan, danau buatan Segaran juga difungsikan sebagai tempat bersampan Sultan dan keluarga kerajaan. Sekarang danau buatan ini tidak lagi berisi air melainkan telah menjadi pemukiman padat yang dikenal dengan kampung Taman. Bangunan-bangunan yang tersisa dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Pulo Kenongo di Istana Taman Sari Jogja

Pulo Kenongo di Istana Taman Sari Jogja - Hotel Murah di Jogja
Pulo Kenongo di Istana Taman Sari Jogja – Hotel Murah di Jogja

Di tengah-tengah Segaran terdapat sebuah pulau buatan, “Pulo Kenongo”, yang ditanami pohon Kenanga (Kananga odorantum, famili Magnoliaceae). Di atas pulau buatan tersebut didirikan sebuah gedung berlantai dua, “Gedhong Kenongo”. Gedung terbesar di bagian pertama ini cukup tinggi. Hotel Murah di Jogja dari anjungan tertingginya orang dapat mengamati kawasan Keraton Yogyakarta dan sekitarnya sampai ke luar benteng baluwarti. Konon Gedhong Kenongo terdiri dari beberapa ruangan dengan fungsi berbeda.

“Water Castle” Julukan Bagi Taman Sari Jogjkarta

Dari jauh gedung ini seperti mengambang di atas air. Oleh karenanya tidak mengherankan jika kemudian Taman Sari dijuluki dengan nama “Istana Air” (Water Castle). Saat ini (Januari 2008) gedung ini tinggal puing-puingnya saja. Di sebelah selatan Pulo Kenongo terdapat deratan bangunan kecil yang disebut dengan “Tajug”. Hotel Murah di Jogja Bangunan ini merupakan menara ventilasi udara bagi terowongan bawah air. Hotel Murah di Jogja Terowongan ini merupakan jalan masuk menuju Pulo Kenongo selain menggunakan sampan/perahu mengarungi danau buatan. Dahulu di bagian barat pulau buatan tersebut juga terdapat terowongan, namun kondisinya sekarang kurang terawat dibandingkan dengan terowongan selatan.

Pulo Cemethi di Water Castle
sumur songo di Istana Taman Sari Jogja - Hotel Murah di Jogja
sumur songo di Istana Taman Sari Jogja – Hotel Murah di Jogja

Dalam sejarah Taman Sari di sebutkan, bahwa Di sebelah selatan Pulo Kenongo terdapat sebuah pulau buatan lagi yang disebut dengan “Pulo Cemethi”. Bangunan berlantai dua ini juga disebut sebagai “Pulo Panembung”. Di tempat inilah konon Sultan bermeditasi. Ada juga yang menyebutnya sebagai “Sumur Gumantung”, sebab di sebelah selatannya terdapat sumur yang menggantung di atas permukaan tanah.

Untuk sampai ke tempat ini konon dengan adalah melalui terowongan bawah air. Saat ini bangunan ini sedang dalam tahap renovasi besar – besaran yang bertujuan untuk merestorasi bangunan – bangunan yang masih ada. Hotel Murah di Jogja sementara itu di sebelah barat Pulo Kenongo terdapat bangunan berbentuk lingkaran seperti cincin yang disebut “Sumur Gumuling”. Bangunan berlantai 2 ini hanya dapat dimasuki melalui terowongan bawah air saja.

Sumur Gumuling pada masanya juga difungsikankan sebagai Masjid. Di kedua lantainya ditemukan ceruk di dinding yang konon digunakan sebagai mihrab, tempat imam memimpin salat. Di bagian tengah bangunan yang terbuka, terdapat empat buah jenjang naik dan bertemu di bagian tengah. Dari pertemuan keempat jenjang tersebut terdapat satu jenjang lagi yang menuju lantai dua. Di bawah pertemuan empat jenjang tersebut terdapat kolam kecil yang konon digunakan untuk berwudu.Hotel Murah di Jogja

 

PASTY - Hotel Murah di Jogja
Jun02

Pasar Satwa Dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY)

PASTY - Hotel Murah di Jogja
PASTY – Hotel Murah di Jogja

Hotel Murah di Jogja. PASTY ini adalah pasar satwa dan tanaman hias terbesar di Yogyakarta. Di Pasar PASTY terletak di Jalan Bantul Km 1, Dongkelan, Mantrirejon, Yogyakarta. PASTY terbagi menjadi 2 zona yaitu zona satwa dan zona ikan hias yang terletak di sebelah timur jalan raya dan zona tanaman hias yang terletak di sebelah barat jalan raya. Masyarakat Jawa tak lepas dari tradisi dan kepercayaan.

Menurut pakar budaya Jawa, seorang pria tergolong berhasil apabila telah memiliki 5 hal utama, yaitu wisma (rumah), wanita (istri), turangga (kuda), curiga (keris), dan kukila (burung peliharaan). Hotel Murah di Jogja Kukila adalah alasan bagi seorang pria Jawa untuk memelihara burung sehingga pasar burung menjadi suatu tempat yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Jawa.

Pada awalnya, pusat jual beli satwa dan tanaman hias di Yogyakarta adalah Pasar Ngasem yang terletak di Kawasan Benteng Keraton Yogyakarta, berdekatan dengan obyek wisata Taman Sari Yogyakarta. Hotel Murah di Jogja Berlokasi di pusat kota, Pasar Ngasem semakin ramai dikunjungi bukan hanya oleh warga Yogyakarta namun juga oleh wisatawan lokal dan mancanegara sehingga kondisinya kurang kondusif.

Relokasi Pasar Satwa dan Tanaman Hias Oleh Pemerintah Kota Yogyakarta

Pasar Satwa - Hotel Murah di Jogja
Pasar Satwa – Hotel Murah di Jogja

Demi menjaga fungsi pasar sebagai pusat aktivitas jual beli satwa dan tanaman hias, Pemerintah Kotamadya Yogyakarta memutuskan untuk merelokasi Pasar Ngasem ke lokasi lain. Selain itu, relokasi perlu dilakukan sebagai upaya untuk menjaga Taman Sari yang merupakan cagar budaya asli Yogyakarta. Hotel Murah di Jogja Relokasi pasar dilaksanakan pada 22 April 2014 dengan diiringi Kirab Budaya oleh 287 pedagang. Pemindahan pasar dilakukan sebagai upaya penataan kota oleh Pemerintah Kotamadya Yogyakarta. Sebelum dilakukan relokasi pasar satwa, lokasi telah dikenal sebagai Bursa Agro Jogja.

PASTY merupakan pasar modern yang tertata rapi, berbeda dengan Pasar Ngasem yang terkesan becek dan gelap. Pengelolaan yang baik membuat PASTY lebih menyerupai kebun binatang daripada pasar satwa. Hotel Murah di Jogja PASTY tidak hanya berfungsi sebagai pusat jual beli satwa dan tanaman hias namun juga dapat dimanfaatkan sebagai wahana edukasi oleh orangtua untuk mengenalkan berbagai jenis satwa dan tanaman hias kepada anaknya.

PASTY merupakan salah satu lokasi favorit para hobi fotografi karena terdapat berbagai jenis satwa dengan beragam warna dan tingkah polah yang unik, ikan hias, tanaman hias, dan aktivitas jual beli yang dapat dijadikan obyek foto yang menarik. Pada hari minggu, diselenggarakan lomba aduan suara oleh para pedagang burung yang membuat suasana pasar semakin meriah.Hotel Murah di Jogja